Anak-anak di usia dini sangat rentan terhadap beberapa penyakit anorektal, yang gejala pertamanya adalah nyeri anus. Jadi, apa saja penyebab nyeri anus pada anak? Apa saja efek berbahayanya dan bagaimana cara mengobatinya? Pada artikel berikut, dokter di Klinik Apollo Wasir akan memberikan informasi yang diperlukan kepada pembaca mengenai masalah ini.
Penyebab nyeri dubur pada anak
Dokter mengatakan bahwa nyeri dubur pada anak disebabkan oleh alasan-alasan berikut:
- Kebersihan area anus yang buruk: Kulit anak-anak sangat tipis, sensitif, dan mudah iritasi. Kegagalan menjaga kebersihan area anus, atau membiarkannya tetap lembap, menciptakan kondisi bagi bakteri untuk menyebar dan menyebabkan peradangan, yang mengakibatkan nyeri anus, gatal, dan lecet pada kulit.
- Sembelit pada anak: Saat sembelit, anak-anak mengalami kesulitan buang air besar, dan mengejan akan menyebabkan area anus menjadi tegang dan nyeri.
- Fisura anus pada anak: Ini adalah kondisi umum pada anak-anak. Ketika fisura anus disebabkan oleh sembelit yang berkepanjangan, anak-anak sering mengalami gatal dan nyeri di anus setiap kali buang air besar, rasa tidak nyaman, dan rewel. Beberapa anak mungkin juga mengalami darah atau lendir dalam tinja mereka.
- Akibat wasir pada anak-anak: Gejala umum kondisi ini pada anak kecil meliputi nyeri dubur dan sembelit berkepanjangan. Hal ini karena sembelit membuat anak-anak kesulitan buang air besar; setiap kali mereka buang air besar, mereka harus mengejan untuk mengeluarkan tinja yang besar dan keras, menyebabkan rasa sakit dan menarik rektum ke luar. Selain itu, sembelit berkepanjangan dapat memberi tekanan signifikan pada pembuluh darah di sekitar anus, yang menyebabkan wasir.

Dampak buruk nyeri dubur pada anak kecil
Nyeri dubur pada anak dapat mengindikasikan kondisi yang memengaruhi anus dan rektum. Oleh karena itu, orang tua tidak boleh lengah tetapi harus segera membawa anak mereka ke fasilitas medis khusus untuk pemeriksaan. Nyeri dubur pada anak yang tidak diobati dapat menyebabkan konsekuensi berbahaya dan memengaruhi kesehatan mereka.
- Nyeri dubur merupakan gejala dari beberapa penyakit dubur seperti wasir, fisura dubur, polip dubur, dan kanker anus-rektum… yang dapat menyebabkan anak-anak kehilangan banyak darah saat buang air besar. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan anemia, yang mengakibatkan anak-anak memiliki kulit pucat, menjadi kurus, pingsan, atau mengalami syok…
- Nyeri dubur menyebabkan anak-anak menangis dan rewel, dengan rasa sakit yang memburuk saat buang air besar. Hal ini membuat anak-anak takut, tidak nyaman, dan menangis saat pergi ke toilet.
- Nyeri dubur memengaruhi sistem kekebalan tubuh anak, menyebabkan kelemahan, kelelahan, kehilangan nafsu makan, sering sakit, dan kekurangan gizi…
- Infeksi anorektal: Anus adalah tempat keluarnya feses dari tubuh dan merupakan bagian tubuh yang mudah diserang oleh bakteri. Ketika anus rusak, hal itu dapat dengan mudah menyebabkan infeksi anus dan risiko keracunan darah.
- Nyeri anus yang berkepanjangan akan menyebabkan selaput lendir di area anus secara bertahap kehilangan daya tahannya, yang akhirnya menyebabkan nekrosis. Nekrosis anus adalah kondisi berbahaya yang dapat mengancam jiwa anak secara langsung.

Pengobatan nyeri dubur pada anak-anak
Dokter menyarankan orang tua untuk memperhatikan perubahan pada area anus anak mereka agar dapat segera mengatasi rasa sakit pada anus. Untuk mengobati rasa sakit pada anus anak, orang tua harus segera membawa anak mereka ke fasilitas medis khusus untuk pemeriksaan dan diagnosis yang akurat mengenai penyebab dan tingkat keparahan kondisi tersebut. Dari sana, dokter akan memberikan saran dan pengobatan yang sesuai untuk setiap kasus.
Orang tua sebaiknya tidak mengobati sendiri nyeri dubur anak mereka untuk menghindari penggunaan yang tidak tepat, yang dapat memperburuk rasa sakit dan bahkan menyebabkan iritasi lainnya.
Selain itu, orang tua perlu menyesuaikan pola makan anak mereka dengan makanan kaya serat yang terdapat pada sayuran hijau, dan melengkapinya dengan buah-buahan segar dan biji-bijian utuh. Berikan anak Anda banyak air setiap hari untuk membantu pergerakan usus dan metabolisme, memastikan sistem pencernaan yang lebih lancar dan membantu dalam pengobatan serta pencegahan sembelit.
Bersihkan anus anak secara menyeluruh setelah setiap buang air besar, cuci dengan larutan garam hangat dan keringkan dengan handuk lembut dan bersih.
Informasi di atas adalah saran dari dokter di Klinik Apollo Wasir mengenai masalah “Anak-anak dengan nyeri dubur”. Jika Anda ingin menjadwalkan janji temu dengan dokter kami, silakan hubungi 0878-2054-8795 untuk konsultasi lebih lanjut.






